Kertas Ajaib

Hari itu adalah hari yang menakutkan untuk semua murid kelas 10. Ulangan Fisika! Dari pagi, seluruh kelas sudah siap menyerah.

Bagaimana tidak, rumus yang aneh dan sulit menumpuk minta dihafalkan, belum lagi cara-cara pengerjaan yang rumit dan melelahkan.. Rasanya yang namanya ‘mendapat nilai yang bagus’ sudah SAH menjadi mimpi belaka. Bahkan bisa lulus dengan ni;ai standard saja sudah sulit! Rasanya seperti jungkir balik!!

Di saat seperti itu, godaan mulai muncul. J, salah satu temanku, berkata “Aku nyerah deh. Ga bisa menghafal lagi. Bikin ‘kertas ajaib’ aja yuk!?” awalnya komentar J kami abaikan. Tapi semakin dekat dengan jam pelajaran Fisika, semakin banyak yang panik. “Eh GILA ini pelajaran! kalo begini caranya, mimpi aja dapet nilai bagus! pake kertas ajaib aja lah!!” temanku C akhirnya ikut membuat ‘kertas ajaib’ , alias contekan.

Semakin lama semakin banyak yang menyerah dan memutuskan untuk membuat contekan. Bahkan beberapa ‘menyarankan’ supaya aku juga berhenti berusaha dan ikut membuat ‘kertas ajaib’ . Ulangan kali ini memang sangat sulit, dan aku juga takut mendapat nilai yang buruk…

Tapi kemudian aku mengingat-ingat lagi. Tuhanku yang aku kenal adalah Tuhan pencipta alam semesta. Dia bisa menghentikan waktu, membelah laut, menurunkan dan menghentikan hujan. Apa susahnya FISIKA buat DIA!?

Toh kalaupun aku mendapat nilai yang buruk, aku telah melakukan yang terbaik dan yang benar!Akhirnya aku memutuskan untuk tidak mencontek, dan menerjakan ulangan tersebut sebisaku.

Pada jam istirahat berikutnya, salah satu temanku menghampiriku dan berkata, “GILA! Jago kamu! kamu dapat 100! selamat ya!” TIDAK MUNGKIN!, pikirku. WOW. Rupanya pilihanku tidak salah!

Mungkin.. kalau aku memutuskan untuk membuat ‘kertas ajaib’, akhir kisahnya tidak akan seperti ini..!

Teman-teman, jadi remaja Kristen memang tidak mudah. Tidak berbuat dosa itu susah! tapi ingat; kita hidup untuk mempermuliakan nama Tuhan.. dan berdosa tidak termasuk perbuatan yang mempermuliakan Dia! Ingat juga akan berkat yang akan kita terima jika kita memutuskan untuk tidak berdosa..

Keputusannya ada di tanganmu. Berdosa? atau tidak?

written by : me

copyright : BPK Gunung Mulia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s